ya, dulu aku begitu menanti sabtu dan minggu karena dia selalu ada di hari itu, tapi sekarang? jangankan memberi sepatah dua patah ucapan selamat pagi atau bertanya apa yang sedang kamu lakukan, berharappun aku
sebenarnya apa yang terjadi dengan kami? karena sebuah perbedaan pemahaman, kami nyaris berselisih, bukan nyaris, itu telah terjadi. sesuatu yang tinggal selangkah lagi, tapi tiba-tiba hilang di terpa badai. bukan karena agama kami berbeda, kami sama tetapi kenapa serasa ada jurang pemisah di antara kami?
aku selalu berdo'a yang terbaik untuk diriku, keluargaku, dan orang-orang di sekitarku. mungkin jika kau menjadi milikku, tidak akan berdampak baik untuk mereka, hingga Allah memberikan jalan ini.
masih
kini aku mencoba menutup semua kenangan bersamamu dan membuka lembaran baru. walau
meski aku tidak ingin putus hubungan denganmu, aku ingin kau tetap menjadi temanku seperti 11 tahun yang lalu, dan tetap menjadi saudara seimanku.
dan tetap menjadi apa adanya kamu. menjadi lebih baik memang harus, tapi jangan sampai kau menyakiti hati orang lain. tidak akan sama sabtu dan mingguku, karena angin surga itu telah berubah bagai badai kelabu.
-nfauziah
hohohohoh, curhatan hati ya? haha
BalasHapusvisit back ya, www.dunia-fun.blogspot.com
hahaha itu dapet dari novel fan *sepik
BalasHapus